Pages

Showing posts with label analisis. Show all posts
Showing posts with label analisis. Show all posts

Tuesday, April 30, 2013

ANALISIS KIMIA - FISIKA DENGAN PSIKOLOGI ; EKOLOGI DENGAN PSIKOLOGI


Disini saya akan membahas hubungan antara Kimia – Fisika dengan Psikologi, dan juga Ekologi dengan Psikologi

Kimia – Fisika dengan Psikologi.
Kimia adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur, dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Terdapat banyak cabang ilmu kimia ini seperti : kimia analitik, biokimia, kimia anorganik, kimia organik dan kimia fisik. Kimia ini juga salah satunya membahas tentang obat-obatan. 
Hubungannya dengan Psikologi adalah, apabila seseorang menjadi seorang psikolog, apalagi seorang psikolog klinis, pastinya psikolog tersebut paham dengan bahan-bahan yang terkandung dalam obat-obatan yang akan ia pakai ke pasien mereka. Karena apabila seseorang mendapatkan obat yang salah akan berakibat fatal atau akan semakin parah. Obat-obatan seperti alganak, alviz, asabium, dll. Setidaknya seorang Psikolog klinis perlu memahami obat-obatan tersebut walaupun obat-obatan tersebut lebih sering dipakai oleh seorang Psikiater.
Fisika adalah ilmu tentang alam dalam makna yang sangat luas. Mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkungan dan waktu. Mulai dari partikel sampai kehidupan alam semesta atau satu kesatuan kosmos, semuanya dipelajari di Fisika dengan ilmunya yang beragam.
Hubungannya dengan Psikologi adalah seorang ahli Fisika, menggunakan teori-teori dalam fisika untuk diterapkan ke dalam kehidupan manusia. Teori yang diambil kebanyakan dari teori mekanika quantum. Dan beberapa proses terapi dapat diambil dari peristiwa fisika.

Ekologi dengan Psikologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajarai interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi juga diartika sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekologi membahas interaksi dalam setiap tingkatan dimulai dengan individu sendiri, populasi, komunitas lalu ekosistem.
dalam psikologi, ada Psikologi Lingkungan, dimana Psikologi Lingkungan ini berkaitan dengan ekologi. Psikologi Lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia berdasarkan pengaruh dari lingkungan tempat tinggalnya, baik lingkungan sosial, lingkungan binaan ataupun lingkungan alam.

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080614040047AANGVxZ ; http://wikipedia.com/ekologi ; http://wikipedia.com/fisika ; http://wikipedia.com/kimia ; http://raraajah.wordpress.com/psikologi-lingkungan

Thanks for visiting...
aiueo :D

Friday, March 29, 2013

ANALISIS Matematika dan IAD – Pendahuluan


Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar

Ilmu Alamiah Dasar adalah pengetahuan tentang seluruh benda ataupun gejala yang berada di alam semesta. Ilmu Alamiah Dasar juga bersifat flexible. Yang dimaksud flexible dalam hal ini adalah IAD bersifat adaptif, berkembang sesuai dengan zaman, tidak statis, menerima setiap perubahan yang ada. Mata kuliah ini mengajarkan tentang konsep-konsep dasar dalam IPA, dimana bila ditinjau dari kata perkata, kedua kata : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar termasuk dalam ruang lingkup Ilmu Pengetahuan Alam.

Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar ini meliputi  penciptaan manusia, lahirnya ilmu alamiah, keterbatasan ilmu alamiah, pembagian ilmu pengetahuan, dll. Dengan IAD manusia dengan akalnya dapat berkreasi dan berfikir untuk menciptakan sesuatu yang dapat membantu memudahkan kehidupannya. 

Manusia walaupun makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lainnya, tetap saja memiliki keterbatasan. Karena adanya keterbatasan inilah terkadang manusia percakaya akan mitos, legenda dan cerita rakyat.

Seperti yang kita ketahui ke 3 hal ini, sudah ada di masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala. Dan masyarakat Indonesia sebagian besar mempercayainya, walaupun kadang tidak masuk akal.

Beberapa keterbatasan alat indra manusia sebagai penyebab munculnya mitos adalah :
  • Indera penglihatan, mata tidak dapat melihat benda dengan jelas, apabila benda tsb bergerak dengan sangat cepat, mata tidak dapat menangkapnya dengan baik.
  • Alat Pendengaran, karena pendengaran manusia yang terbatas, sehingga manusia hanya dapat mendengarkan suara yang sesuai dengan getaran frekuensinya yaitu 30 – 30.000/detik.
  • Alat Pencium dan Pengecap, alat pencium dan pengecap kita dapat merasakan dengan baik apabila hal tsb mendominasi lingkungan kita.
  • Alat Peraba, kulit manuia sangat relatif atau tergantung pada kondisi, sehingga tidak dapat dijadikan sebagai alat observasi yang tepat dan akurat.

Mengapa mitos dapat diterima kebenarannya, hal ini dikarenakan keterbatasan penalaran manusia, keterbatasan pengetahuan, dan juga hasrat rasa ingin tahunya itu terpenuhi.


thanks for visiting...
aiueo...