Tuesday, April 30, 2013

ANALISIS KIMIA - FISIKA DENGAN PSIKOLOGI ; EKOLOGI DENGAN PSIKOLOGI


Disini saya akan membahas hubungan antara Kimia – Fisika dengan Psikologi, dan juga Ekologi dengan Psikologi

Kimia – Fisika dengan Psikologi.
Kimia adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi, struktur, dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Terdapat banyak cabang ilmu kimia ini seperti : kimia analitik, biokimia, kimia anorganik, kimia organik dan kimia fisik. Kimia ini juga salah satunya membahas tentang obat-obatan. 
Hubungannya dengan Psikologi adalah, apabila seseorang menjadi seorang psikolog, apalagi seorang psikolog klinis, pastinya psikolog tersebut paham dengan bahan-bahan yang terkandung dalam obat-obatan yang akan ia pakai ke pasien mereka. Karena apabila seseorang mendapatkan obat yang salah akan berakibat fatal atau akan semakin parah. Obat-obatan seperti alganak, alviz, asabium, dll. Setidaknya seorang Psikolog klinis perlu memahami obat-obatan tersebut walaupun obat-obatan tersebut lebih sering dipakai oleh seorang Psikiater.
Fisika adalah ilmu tentang alam dalam makna yang sangat luas. Mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkungan dan waktu. Mulai dari partikel sampai kehidupan alam semesta atau satu kesatuan kosmos, semuanya dipelajari di Fisika dengan ilmunya yang beragam.
Hubungannya dengan Psikologi adalah seorang ahli Fisika, menggunakan teori-teori dalam fisika untuk diterapkan ke dalam kehidupan manusia. Teori yang diambil kebanyakan dari teori mekanika quantum. Dan beberapa proses terapi dapat diambil dari peristiwa fisika.

Ekologi dengan Psikologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajarai interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi juga diartika sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekologi membahas interaksi dalam setiap tingkatan dimulai dengan individu sendiri, populasi, komunitas lalu ekosistem.
dalam psikologi, ada Psikologi Lingkungan, dimana Psikologi Lingkungan ini berkaitan dengan ekologi. Psikologi Lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia berdasarkan pengaruh dari lingkungan tempat tinggalnya, baik lingkungan sosial, lingkungan binaan ataupun lingkungan alam.

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080614040047AANGVxZ ; http://wikipedia.com/ekologi ; http://wikipedia.com/fisika ; http://wikipedia.com/kimia ; http://raraajah.wordpress.com/psikologi-lingkungan

Thanks for visiting...
aiueo :D

PERTEMUAN VIII MATEMATIKA dan IAD –EKOLOGI & DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA


PERANAN IPTEK TERHADAP BIDANG EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA


  • Ekonomi, Masalah kebutuhan primer, sekunder, tertier, maupun masalah sumber daya alam, sebenarnya secara tidak langsung sudah mengemukakan masalah ekonomi. Adapun dampak dari perkembangan di bidang ekonomi ini, seperti : pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi, produktifitas industri semakin meningkat, persaingan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif yang didasari skill yang baik. Dan disisi lain akan terbukanya pasar bebas, dimana semua produk luar negri bebas masuk dengan mudahnya. Hal ini menyebabkan persaingan dalam pasar di negara, kemungkinan yang terjadi adalah harga yang semakin murah dibandingkan produk dalam negri, sehingga orang-orang lebih tertarik dengan barang luar dibandingkan produk sendiri.
  • Sosial, manusia sebagai homosocial tidak dapat hidup sendiri, mereka akan terus menerus mencari teman dan saling berhubungan bertukar informasi. Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan tekhnologi. Semakin modern dunia, semakin mudah untuk mengakses informasi.
     
  • Budaya, kemajuan IPTEK ini sebenarnya akan mengganggu kehidupan berbudaya dalam suatu negara, namun hal itu tergantung pada dirinya masing-masing. Tergantung apakah seseorang tersebut selektif dan kritis atau tidak pada perkembangan IPTEK. Karena kemajuan IPTEK ini dapat merubah pola pikir seseorang yang menginginkan kepraktisan hidup, makan dari itu hendaknya kita lebih bijak dalam menggunakan dan mengembangkan IPTEK ini.


Credit : http://ekochayoo84.blogspot.com/2011/11/perkembangan-iptek-didunia.html


Thanks for visiting...
aiueo... :D...

PERTEMUAN VII MATEMATIKA dan IAD –EKOLOGI & DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA


Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya.Ekologi merupakan cabang ilmu yang relatif baru. Akan tetapi ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya.

IPTEK SERTA PERKEMBANGANNYA
Perkembangan IPTEK di zaman modern ini memang sangat pesat. Sehingga IPTEK ini adalah tuntunan masyarakat supaya bisa hidup semakin nyaman. Diharapkan dengan kemajuan IPTEK yang semakin canggih akan tercipta kehidupan yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Tekhnologi yang sangat berkembang dan sangat terasa dalam kehidupan ini adalah dalam bidang informasi. Dengan kemudahan ini tentu ada dampak baik dan buruknya. Di satu sisi dengan kemudahan ini kita dapat mengakses informasi dimanapun kita berada, mendekatkan orang jauh dengan kita, memudahkan orang untuk saling berkomunikasi, dan hal lainnya. Namun disisi lain, ada dampak negatifnya, seperti terjadi perubahan pola pikir, bahwa kita harus selalu berusaha hidup up to date. Terjadi perubahan tradisi dan budaya karena adanya perubahan pola pikir, cenderung melakukan kerusakan, dll. 
Tingkatan Teknologi Berdasarkan Penerapannya
  • Teknologi Tinggi adalah suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru, misalkan komputer, laser, bioteknologi, satelitb komunikasi, dan sebagainya.
  • Teknologi Madya adalah suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan.
  • Teknologi Tepat Guna adalah tingkatan yang lebih sederhana dari teknologi madya, teknologi ini sering disebut teknologi pedesaan atau teknologi pribumi.


PEMENUHAN KEBUTUHAN PRIMER DAN SEKUNDER
Kebutuhan Primer 
  1. Sandang (Pakaian), manusia sebagai mahkluk sosial memerlukan pakaian, mula-mula pakaian yang dikenakan hanya untuk menutupi auratnya saja, kemudian poakaian juga berfungsi sebagai melindungi diri dari serangan panas matahari dan udara dingin. Sekarang pakaian memepunyai fungsi yang lebih luas lagi yaitu kenyamanan dengan menciptakan jenis yang sesauai dengan kebutuhan, misalnya pakaian kerja, pakaian tidur, pakaian olah raga dan sebagainya, bahkan sekarang orang beranggapan bahwa dapat menunjukan status sosial pakainya. Kebutuhan manusia yang makin meningkat juga mendorong manusia untuk menciptakan teknologi yang dapat meningkatkan mutu dan jenis bahan pakaian. 
  2. Pangan (Makanan), kebutuhan pokok manusia untuk dapat bertahan hidup. Kebutuhan pangan ini terus meningkat baik kualitas maupun kantitasnya, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Usaha untuk memenuhi kebutuhan pangan biasnya dilakukan dengan cara ekstensifikasi, yaitu dengan memperluas lahan pertanian, dan dengan intensifikasi yaitu dengan meningkatkan mutu melalui pemilihan bibit yang unggul, cara penggarapan yang lebih baik, pemeliharaan tanaman yang lebih teliti dan pengelolaan pasca panen yang lebih sempurna.
  3. Papan (Tempat Tinggal), tempat tinggal untuk bertahan diri dari cuaca yang tidak menguntungkan dan berlindung dari serangan binatang buas, merupakan tempat tinggal yang memenuhi rasa kenyamanan dan keindahan.

Kebutuhan Sekunder
  1. Bidang industri, cara yang harus dilakukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup yang makin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas. Yang akan menghasilkan alat-alat yang dapat membantu kebutuhan sehari-hari.
  2. Bidang transportasi, cara yang ditempuh manusia untuk mengurangi beban. Ditemukannya mesin dapat mempersingkat waktu perjalanan, hal ini yang dimaksud seperti mobil, motor, kapal, pesawat, dll.
  3. Bidang komunikasi, sebagai makhluk sosial manusia perlu berkomunikasi dengan sesamanya. Cara yang paling sederhana adalah dengan bertatap muka secara langsung, tetapi bila jaraknya jauh tentu diperlukan alat komunikasi. Seiring dengan semakin canggihnya tekhnologi kini sudah ditemukan handphone yang dapat mempermudah manusia.
  4. Kesehatan, semakin modernnya dunia, manusia mulai sadar akan kesehatan mereka, karena untuk dapat bertahan manusia harus menyadari kondisi tubuhnya, dan terus menjaga kesehatannya. Dan usaha untuk memerangi penyakit semakin gencar dilakukan.


Credit : http://rizwarnioctaviana.blogspot.com/2012/06/pemenuhan-kebutuhan-primer-dan-sekunder.html ; http://wantysastro.wordpress.com/


Thanks for visiting ...
aiueo... have a nice day!! :D

PERTEMUAN VI MATEMATIKA dan IAD –KIMIA DAN FISIKA


SIFAT FISIKA
Merupakan sifat materi yang dapat dilihat secara langsung dengan indera, dan juga merupakan perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk suatu zat baru. 
Sifat fisika diantaranya adalah wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, dan kekentalan

CABANG ILMU FISIKA
  1. Mekanika Klasik : mempelajari tentang gerak.
    - Kinematika : membahas bagaimana suatu objek dapat bergerak tanpa menyelidiki sebab yang menyebabkan suatu objek dapat bergerak.
    - Dinamika : membahas bagaimana suatu objek dapat bergerak dengan menyelidiki penyebabnya
  2. Mekanika Kuantum : menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan subatom.
  3. Mekanika Fluida : mempelajari tentang cairan atau gas.
  4. Elektronika : mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam satu alat seperti komputer, peralatan elektronik, semikonduktor, dan lain-lain.
  5. Teknik Elektro (Teknik Listrik) : mempelajari aplikasi listrik untuk kebutuhan sehari-hari.
  6. Elektrostatis : mempelajari tentang listrik statis.
  7. Elektrodinamis : mempelajari tentang listrik dinamis.
  8. Bioelektromagnetik : mempelajarai fenomena listrik, magnetik, elektromagnetik yang muncul pada jaringan makhluk hidup.
  9. Termodinamika : mempelajari energi atau panas yang berpindah.
  10. Fisika Inti : mengkaji atom/bagian-bagian atom.
  11. Fisika Gelombang : mempelajari tentang gelombang.
  12. Fisika Optik (Geometri : mempelajari tentang cahaya.
  13. Kosmografi/Astronomi :mempelajari tentang berbintangan dan benda-benda angkasa.
  14. Fisika Kedokteran (Fisika Medis) : membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran (medis).
  15. Fisika Radiasi : mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain.
  16. Fisika lingkungan : mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan. Seperti fisika tanah/bumi
  17. Geofisika : perpaduan antara ilmu fisika, geografi, kimia, dan matematika. Dari segi Fisika yang dipelajari adalah : Ilmu gempa atau Seismologi yang mempelajari tentang gempa, Magnet bumi, Gravitasi termasuk pasang surut dan anomali gravitasi bumi.

HUBUNGAN FISIKA DENGAN ILMU PENGETAHUAN LAIN
Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara benda-benda, dan mampu menjelaskan fenomena-fenomena alam yang terjadi. Konsep-konsep dasar fisika sangat mendukung perkembangan ilmu lainnya dan juga teknologi, menunjang suatu riset maupun terapan.

PENGUKURAN, BESARAN, DAN DIMENSI
  • PENGUKURAN adalah membandingkan suatu besaran dan besaran dengan besaran standar. Setiap pengkuran selalu mempunyai batas ketelitian, ini disebabkan oleh alat ukur dan pembacanya.
  • BESARAN adalah sesuatu yang dapat diukur.
    • Besaran Dasar, besaran yang tidak tergantung pada besaran-besaran lain.
    • Besaran Turunan, besaran yang diturunkan dari besaran dasar.
    • Besaran Pelengkap, besaran yang diperlukan untuk membentuk besaran turunan
  • DIMENSI adalah cara penulisan dari besaran-besaran dengan menggunakan simbol-simbol besaran dasar. Digunakan untuk menurunkan satuan dari suatu besaran dan meneliti kebenaran suatu rumus.
  • SATUAN Adalah ukuran suatu besaran, miaslnya meter dan kilometer untuk satuan panjang, detik dan jam untuk satuan waktu, gram dan kilogram untuk satuan massa.
Apa perbedaan Satuan dengan Dimensi?
Satuan
  • Satuan besaran fisis didefinisikan dengan perjanjian, berhubungan dengan standar tertentu. (Contoh pada besaran panjang dapat memiliki satuan meter, kaki, inci, mil, atau mikrometer). 
  • Dua satuan yang berbeda dapat dikonversi satu sama lain. (Contoh : 1 m = 39,37 in, angka 39,37 ini disebut sebagai faktor konversi)

Dimensi
  • Dimensi pada Besaran panjang hanya satu, yaitu L
  • Tidak ada faktor konversi antar lambang dimensi


Credit : http://harisok.blogspot.com/2010/04/pengertian-pengukuran.html ; http://cyberspace-heaven.blogspot.com/2011/05/fisika-dasarpengukuransatuanbesaran.html


Thanks for visiting...
aieuo... o.O..

Monday, April 29, 2013

PERTEMUAN V MATEMATIKA dan IAD –KIMIA DAN FISIKA


MATERI
Materi disebut juga zat adalah sesuatu yang memiliki massa, volume dan sifat-sifat.


SIFAT MATERI
Jenis materi dikenal berdasarkan sifat-sifatnya dan dibedakan menjadi dua macam, yaitu sifat kimia dan sifat fisika.
1. Sifat Kimia, berkaitan dengan peristiwa kimia. 
Contoh :
Keterbakaran : Tingkat kemudahan suatu materi dapat terbakar.

  • Asbes, besi, alumunium, air tidak bisa terbakar
  • Minyak lebih mudah terbakar daripada kayu

Kereaktipan : Mudah atau tidaknya suatu bereaksi.

  • Zat-zat yang dapat terionisasi soda abu, asam sulfat, asam klorida, garam dapur, kalium sulfat
  • Kapur sirih dan gas karbon dioksida.

2. Sifat Fisika, berkaitan dengan peristiwa fisika.
misalnya : massa jenis, titik didih, titik lebur, kalor lebur, rasa, warna, dan bau.
Contoh :

  • Hidrogen sulfida, zat yang tidak dapat dilihat, tetapi dikenal dengan baunya.
  • Air massa jenisnya 1 gram siap dan titik didihnya 100o C.
  • Besi melebur pada 1500o C.

PERUBAHAN MATERI
Perubahan materi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
  1. Perubahan Kimia, perubahan pada suatu materi yang dapat menghasilkan jenis baru. Materi jenis baru yang terbentuk memiliki sifat berbeda dengan sifat materi semula.
    Contoh : nasi membusuk, susu basi, makanan basi, telur asin, besi berkarat, pembakaran kertas, dll.
  2. Perubahan Fisika, perubahan pada zat yang tidak menghasilkan zat baru. Perubahan ini terjadi karena hanya berupa perubahan wujud. Pada perubahan fisika, perubahan hanya dapat terjadi pada bentuk, ukuran, dan warna materi.
    Contoh : air menguap, es mencari, lampu pijar menyala, embun, proses penyaringan, perubahan kawat alumunium menjadi lempengan alumunium, gula dilarutkan dalam air, dll.

KLASIFIKASI MATERI
Berdasarkan wujudnya :
  1. Padat
  2. Cair
  3. Gas
  4. Plasma –berwujud gas, tetapi memiliki kerapat partikel yang sangat tinggi, terbentuk dari lingkungan dengan suhu yang sangat tinggi, disebut juga gas terionisasi.
Berdasarkan sifat daya hantar listrik :
  1. Konduktor, dapat menghantarkan listrik atau panas dengan baik.
    Contohnya : besi dan baja.
  2. Isolator, tidak dapat menghantarkan listrik atau panas.
    Contohnya : plastik dan kayu
Berdasarkan sifat kemagnetannya :
  1. Benda magnetik, dapat ditarik kuat oleh magnet.
  2. Benda nonmagnetik, tidak dapat ditarik oleh magnet.

UNSUR DAN SISTEM PERIODIK
Unsur adalah zat murni yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. 
Penulisan lambang unsur mengikuti aturan sebagai berikut:
  • Lambang unsur diambil dari singkatan nama unsur. 
  • Beberapa lambang unsur berasal dari bahasa Latin atau Yunani nama unsur tersebut. Misalnya Fe dari kata ferrum (bahasa latin) sebagai lambang unsur besi.
  • Lambang unsur ditulis dengan satu huruf kapital.
  • Untuk Unsur yang dilambangkan dengan lebih dengan satu huruf, huruf pertama lambang ditulis dengan huruf kapital dan huruf kedua/ketiga ditulis dengan huruf kecil.
  • Unsur-unsur yang memiliki nama dengan huruf pertama sama maka huruf pertama lambang unsur diambil dari huruf pertama nama unsur dan huruf kedua diambil dari huruf lain yang terdapat pada nama unsur tersebut. Misalnya, Ra untuk radium dan Rn untuk radon.
Secara umum unsur terbagi menjadi dua kelompok yaitu:
  • Unsur Logam: umumnya unsur logam diberi nama akhiran ium. Umumnya logam ini memiliki titik didih tinggi, mengilap, dapat dibengkokan, dan dapt menghantarkan panas atau arus listrik.
  • Unsur Non Logam: umumnya memiliki titik didih rendah, tidak mengkilap,kadang-kadang rapuh tak dapat dibengkokkan dan sukar menghantarkan panas atau arus listrik.
Senyawa adalah zat yang terbentuk dari penggabungan unsur-unsur dengan pembagian tertentu. Senyawa dihasilkan dari reaksi kimia antara dua unsur atau lebih melalui reaksi pembentukan. Misalnya, karat besi (hematit) berupa Fe2O3 dihasilkan oleh reaksi besi (Fe) dengan oksigen (O). Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi penguraian. Senyawa mempunyai sifat yang berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Senyawa hanya dapt diuraikan menjadi unsur-unsur pembentuknya melalui reaksi kimia. Pada kondisi yang sama, senyawa dapat memiliki wujud berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Sifat fisika dan kimia senyawa berbeda dengan unsur-unsur pembentuknya. Misalnya reaksi antara gas hidrogen dan gas oksigen membentuk senyawa air yang berwujud cair.
Campuran adalah gabungan dari dua zat atau lebih yang hasil penggabungan nya masih mempunyai sifat yang sama dengan zat aslinya. Misalnya, campuran antara air dan gula menghasilkan cairan yang berasa manis.Campuran dapat berupa gabungan unsur, senyawa, atau keduanya. 
  • Campuran Homogen memiliki komposisi maupun wujud yang seragam. Misalnya air gula dan santan. 
  • Campuran heterogen memiliki komposisi yang tidak seragam. Misalnya, campuran antara air dan pasir. 
Campuran dapat dipisahikan menjadi zat-zat penyusun berdasarkan perbedaan sifat zat-zat penyusunnya, misalnya dengan penyaringan.

SISTEM PERIODIK UNSUR
Disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Lajur horizontal, yang selanjutnya disebut periode, disusun menurut kenaikan nomor atom, sedangkan lajur vertikal, yang selanjutnya disebut golongan, disusun menurut kemiripan sifat.
Unsur segolongan bukannya mempunyai sifat yang sama, melainkan mempunyai kemiripan sifat. Setiap unsur memiliki sifat khas yang membedakannya dari unsur lainnya. Unsur-unsur dalam sistem periodik dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu unsur-unsur yang menempati golongan A yang disebut unsur golongan utama, dan unsur-unsur yang menempati golongan B yang disebut unsur transisi (James E. Brady, 1990).
Sistem periodik unsur modern yang disebut juga sistem periodik bentuk panjang, terdiri atas 7 periode dan 8 golongan. Periode 1, 2, dan 3 disebut periode pendek karena berisi sedikit unsur, sedangkan periode lainnya disebut periode panjang. Golongan terbagi atas golongan A dan golongan B. Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama, sedangkan golongan B disebut golongan transisi. Golongan-golongan B terletak antara golongan IIA dan IIIA. Golongan B mulai terdapat pada periode 4.
Dalam sistem periodik unsur yang terbaru, golongan ditandai dengan golongan 1 sampai dengan golongan 18 secara berurutan dari kiri ke kanan. Dengan cara ini, maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai dengan golongan 12.
  1. Periode
    Sistem periodik unsur modern mempunyai 7 periode. Unsur-unsur yang mempunyai jumlah kulit yang sama pada konfigurasi elektronnya, terletak pada periode yang sama. Nomor Periode = Jumlah Kulit
  2. Golongan
    Sistem periodik unsur modern mempunyai 8 golongan utama (A). Unsur-unsur pada sistem periodik modern yang mempunyai elektron valensi (elektron kulit terluar) sama pada konfigurasi elektronnya, maka unsur-unsur tersebut terletak pada golongan yang sama (golongan utama/A). Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi

ENERGI
Energi adalah kemampuan suatu benda atau sistem untuk melakukan kerja. Energi dapat memindahkan materi dari suatu tempat ketempat lain. Energi dapat mempunyai berbagai bentuk, antara lain gerak, cahaya, panas, tenaga kimia, tenaga atom, dll.
Bentuk-bentuk energi, antara lain :
  • Energi Mekanik dibedakan menjadi 2, yaitu energi potensial dan energi kinetik. Energi potensial bersifat tidak aktif atau ditempat, sedangkan energi kinetik bersifat aktif. Contohnya jika bola jatuh saat bolah jatuh dinamakan energi kinetik.
  • Energi kimia adalah energi yang terkandung dalam zat, misal makanan, bahan bakar atau aki.
  • Energi listrik, berasal dari arus listrik sebagai akibat dari gesekan benda-benda.
  • Energi cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, misal yang dipancarkan dari matahari atau lampu pijar.
  • Energi bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, misal gitar yang dipetik atau bel listrik.
  • Energi nuklir berasal dari reaksi pembelahan atom (reaksi fisi) atau penggabungan atom (reaksi fusi).

Credit : http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/ ; http://belajar-kimia-dasar.blogspot.com/2009/07/materi-dan-perubahannya.html



Thanks for visiting...
aiueo :D